ZONA NEWS (ZNN) | Menang atau Mati !!
Kisah Opsir Letnan Ali Sadikin Memimpin Serangan 'Bunuh Diri' yang Mengubah Wajah Manado
Ali Sadikin, yang kelak dikenal sebagai Gubernur Jakarta paling revolusioner, adalah seorang perwira Korps Komando Angkatan Laut (KKO-AL) yang tidak kenal rasa takut. Reputasinya di medan perang adalah sebagai komandan yang paling keras dan selalu memimpin dari garis depan. Salah satu puncak kegarangannya terjadi di Sulawesi Utara, saat ia memimpin sebuah serbuan yang dianggap 'mustahil' oleh banyak perwira lain.
Pahlawan di Balik Pengepungan Kinilow.
Pada tahun 1958, Pemerintah RI melancarkan Operasi Merdeka untuk menumpas pemberontakan Permesta di Sulawesi Utara. Pasukan KKO-AL, dipimpin oleh Mayor (saat itu) Ali Sadikin, menjadi kekuatan utama di garis depan operasi pendaratan.
I. Perebutan Manado dan Jalan Buntu
Pelopor Pendaratan: Pasukan KKO pimpinan Ali Sadikin berhasil menjadi pelopor dalam operasi pendaratan dan merebut kembali Kota Manado, memberikan pukulan moral yang besar bagi Permesta.
Rintangan Kinilow: Setelah Manado, langkah pasukan TNI menuju jantung pertahanan Permesta di Minahasa tersendat. Rintangan terbesar adalah Kinilow, sebuah daerah ketinggian strategis di kaki Gunung Lokon. Daerah ini dijaga ketat, dengan jalur utama yang sempit dan berliku, menjadikannya titik yang berulang kali gagal ditembus oleh pasukan TNI lain. Kinilow adalah kunci menuju kemenangan.
II. Strategi Nekat dan Aksi Garang
Perintah Komando: Melihat kebuntuan, Komando Operasi menunjuk Ali Sadikin untuk mengambil alih serangan. Ali Sadikin, yang dikenal koppig (keras kepala) dan berani, menolak mengulangi serangan frontal yang sia-sia.
Ali Sadikin memilih strategi yang sangat berisiko, menyerang Kinilow dari arah yang tidak terduga, menggunakan jalur tikus yang curam dan belum dipetakan. Tujuannya adalah mengejutkan musuh dan menyerang posisi pertahanan dari belakang.
Aksi Lapangan yang Melegenda, Dalam pertempuran mematikan di Kinilow, Ali Sadikin membuktikan julukannya sebagai 'Jenderal Hollywood'. Ia tidak hanya mengarahkan dari belakang, tetapi memimpin maju paling depan bersama pasukannya. Saksi mata mencatat bahwa ia bertempur dengan kegarangan luar biasa, menembaki musuh sambil berjalan maju tanpa berlindung, menjadi penyemangat dan inspirasi bagi setiap prajurit KKO di sisinya.
III. Kemenangan dan Penghargaan
Titik Balik: Keberanian dan strategi nekat Ali Sadikin berhasil. Pertahanan Permesta di Kinilow runtuh, membuka jalan bagi TNI untuk menembus Minahasa.
Keberhasilan Ali Sadikin dalam operasi ini dan aksinya di lapangan membuatnya segera diangkat menjadi Brigadir Jenderal KKO termuda saat itu, memberinya julukan legendaris "The Boy General".
Kegarangannya di Kinilow adalah bukti nyata bahwa Ali Sadikin adalah kombinasi langka antara pemimpin yang cerdas strategi dan pejuang yang tidak gentar menghadapi maut.
Sumber Informasi:
Okezone News: Kisah Heroik Ali Sadikin, Jenderal Gaya Hollywood yang Maju Perang Paling Depan (Fokus pada aksi menembak sambil berjalan maju dan julukan).
Erakini.id: Mengenal Jenderal TNI (Hor) Ali Sadikin, Legenda Marinir yang Merebut Kota Manado dan Ubah Wajah Jakarta (Menjelaskan perebutan Manado dan Kinilow).
Kompas.com Stori: Ali Sadikin: Kebijakan, Peran, dan Pencapaiannya (Memberikan konteks Agresi Militer Belanda I dan penumpasan Permesta).
Prabowosubianto.com: Letnan Jenderal KKO (Purn) Ali Sadikin (Menceritakan detail kesulitan merebut Kinilow dan peran Ali Sadikin).
Sumber : facebook

No comments:
Post a Comment